Menganal Terarium
Terarium merupakan salah satu metode ringkas bercocok tanam yang mana fungsinya adalah untuk kebutuhan dekorasi. sehingga ekosistem terariumpun mirip dengan yang terjadi di alam, yaitu sebuah biosfer mini buatan namun memiliki fungsi biologis... hanya saja di terarium mini ini kurang cocok untuk di tinggali fauna.
Terarium sendiri saya bedakan dengan dua jenis terarium :
1.Terarium khusus tanaman rendah air
untuk tipe ini biasanya lebih mudah dalam proses penanaman dibandingkan terarium tanaman karpet, untuk terarium tanaman kaktus biasanya menggunakan media-media, seperti pasir ziolit,batu kerikil, kompos (dalam keadaan steril), arang kecil/karbon dan moss/lumut(jika ada)...
Cara pembuatannya : tuangkan batu ziolit dan batu arang kedalam dasar aquarium atau media terarium, lalu ditimpa dengan moss/lumut(fungsinya untuk menahan air dari penguapan yang cepat) lalu timpa kompos(untuk kompos sendiri biasanya menyesuaikan...misal jika tanaman yang memiliki akar panjang menjulang kebawah maka untuk komposnya lebih di tebalkan, jika tanaman-tanaman yang memiliki akar kecil, bisa memberi media kompos di bawahnya sesuai selera) tahap terakhir adalah..... tancap tanaman-tanaman yang mau di tanam.
2. Terarium khusus tanaman karpet yang butuh kelembapan tinggi
Dalam hal ini kita lebih fokus dipembahasan terarium untuk tanaman karpet... karena tanaman karpet dalam terarium sangat membuat mata sejuk dan lebih terasa kalem....untuk pembuatan terarium ini.
hal hal yang kita butuhkan adalah :
hal hal yang kita butuhkan adalah :
yang pastinya adalah tank/ bisa di ganti piring, khas bunga dll
media tanam seperti pasir silica di tanmabah vermiculite atau saphgnum moss (dua media ini sudah sangat terbukti untuk media tanam sebagai penganti tanah).. jika gak ada biasanya pakai tanah-tanah biasa, namun untuk unsur-unsurnya biasanya cepat kering, kelebihan/ kekurangan nutrisi untuk lebih detailnya sobat bisa cek disini https://www.youtube.com/watch?v=HnXokdQyjRY lengkap sudah.
Perawatan :
Pengairan
Layaknya seperti manusia perlu dirawat tumbuhanpun demikian, untuk tanaman dalam terarium sebaiknya disemprot sebanyak 2-3 kali dalam sehari di awal penanaman jika udah lama bisa di airi seminggu sekali, namun untuk tanaman seperti kaktus sebaiknya 2 hari sekali setelah menyemprotkan tanaman langsung dijemur, jika tidak, takutnya daunnya cepat membusuk.
Cahaya
Biasanya sih dalam di jemur di depan jendela, untuk tanaman karpet, tidah di jemur langsung mengenai sinar matahari pun juga bisa hanya mendapat biasan cahaya, karena tanpa cahaya tanaman akan lama berfotosintesis bahkan tidak berfotosintesis, sehingga pertumbuhan tanaman akan lama. jika menggunakan lampu usahakan menggunakan lampu LED yang memiliki 10.000K karena untuk pencahayaan di 10.000K tersebut tanaman akan mendapatkan gelombang cahaya untuk berfotosintesis, meski tidak sepenuhnya mirip dengan cahaya matahari...
Pemupukan
Biasanya dalam siklus ini tanaman lebih memakan sisa daun daun busuk yang sudah lepas dari tanaman terarium... jadi bisa menunggu beberapa bulan untuk pemupukan
selamat mencoba membuat....
"JANGAN TAKUT SALAH dan JANGAN TAKUT KELIRU" salam Pojok Aquatic
cek juga di bawah
link youtube
https://www.youtube.com/watch?v=HnXokdQyjRY
link pembelian
https://www.tokopedia.com/pojokaquatic/paket-terarium-terrarium
cek juga di bawah
link youtube
https://www.youtube.com/watch?v=HnXokdQyjRY
link pembelian
https://www.tokopedia.com/pojokaquatic/paket-terarium-terrarium

mantull omm.. jadi mau coba terarium juga nihh..
ReplyDeletesiaaap om... semoga sukses terariumnya...
DeleteOm untuk pupuknya pake apa?
ReplyDelete